Headlines News :
Home » » Media Pembelajaran IPS

Media Pembelajaran IPS

Written By mikailahaninda.blogspot.com on Kamis, 12 Februari 2015 | 13.14


Media Pembelajaran IPS
 Sebagai Alat Bantu Pengembangan Bahan Ajar
A.    Kompetensi Dasar
Diharapkan yaitu mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai alat bantu pengembangan bahan ajar IPS SD.

B.     Deskripsi Materi
Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan di sekolah, yang diharapkan dapat membentuk karakter, sikap, serta kepribadian siswa tentu tidak dapat hanya diajarkan dengan berceramah atau menjelaskan secara lisan. Untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPS yang disampaikan guru di sekolah, perlu adanya media sebagai alat bantú untuk menjelaskan kepada siswa maksud dari pelajaran yang hendak disampaikan guru kepada siswa.
Menurut Jarolimek (1967: 80) bahan dan sumber belajar dalam IPS dapat dikelompokkan menjadi dua kategori: (1) reading material (bahan bacaan) yang bisa berupa buku teks, ensiklopedi, referensi, komputer, majalah, pamflet, koran, kliping, folder perjalanan, kelas berkala, bahan cetak, dan (2)  non-reading material (bukan bahan bacaan), yang bisa berupa gambar, film, filmstrips, rekaman, kunjungan lapangan, peta, bola dunia, dan berbagai jenis sumber belajar yang berasal dari masyarakat. Kedua kategori tersebut secara bersama-sama menyediakan sumber informasi yang dapat digunakan dalam pembelajaran IPS.
Penggunaan media pembelajaran oleh seorang guru dalam pembelajaran tentu tidak begitu saja atau tanpa dasar pemikiran atau alasan yang jelas. Ketika memilih sumber belajar, yang  perlu diperhatikan dan penting untuk dipikirkan guru adalah tujuan yang akan dicapai. Salah satu sumber belajar atau bahan yang dipilih seyogyanya efektif dan mampu membawa siswa ke arah tujuan tersebut. Dengan kata lain, alat bantu pembelajaran, materi, dan sumber yang dipilih mampu membantu guru untuk mencapai tujuan  tertentu dalam proses pembelajaran. Berikut ini beberapa alasan pentingnya guru untuk menggunakan berbagai media pembelajaran:
1)      Tidak semua anak belajar dengan cara yang sama; media yang berbeda dapat membantu siswa dengan gaya belajar yang berbeda. 
2)      Rentang kemampuan membaca anak yang dipilih secara acak untuk membentuk kelompok kelas sekolah dasar yang besar,  rata-rata tiga sampai lima tahun di kelas yang lebih rendah dan lima sampai sepuluh tahun di kelas-kelas menengah dan atas. 
3)      Setiap media memiliki kekuatan yang khas dan keterbatasan dalam menyampaikan pesan.
4)      Dampak pesan yang disampaikan mungkin akan lebih kuat jika lebih dari satu sistem sensorik yang terlibat untuk menerima hal itu. 
5)      Bahan yang harus dipelajari sangat bervariasi, abstrak dan kompleks.
6)      Penggunaan berbagai media dapat memotivasi dan meningkatkan kualitas ketertarikan siswa pada materi.
7)      Model pembelajaran yang menekankan pada penyelidikan dan memerlukan pemecahan masalah yang luas untuk mengatur pencarian informasi tahap dan sumber. 
8)      Berbagai sumber yang bervariasi dapat memberikan wawasan yang berbeda pada subjek yang sama. Hasil ini mungkin akan berbeda jika guru hanya menggunakan satu sumber dalam proses pembelajaran. 
  Dengan demikian dapat dipahami bahwa penggunaan dan pemilihan media oleh seorang guru dalam proses pembelajaran harus memiliki berbagai pertimbangan dan tujuan yang jelas. Penggunaan media dalam proses pembelajaran dilakukan semata-mata untuk membantu guru dalam menjelaskan materi pelajaran kepada siswa, bukan sebagai penentu utama dari keberhasilan sebuah proses pembelajaran.
Kualitas suatu sumber belajar, khususnya buku pelajaran, dapat diketahui dari keterampilan guru dalam menggunakannya.  Semua bahan dan sumber belajar membutuhkan kemampuan guru untuk menyiapkan panggung belajar dan memilih tempat penggunaannya. Sebagai contoh, di satu sisi, sebuah buku pelajaran yang digunakan dalam pembelajaran IPS oleh seorang guru yang kurang mampu berimajinasi dapat menghancurkan proses pembelajaran tersebut. Sementara di sisi lain, buku yang sama digunakan oleh guru lain dapat menjadi salah satu sumber belajar paling berharga yang tersedia untuk kelas. Dengan kata lain, bahan dan sumber belajar tidak bisa dengan mutlak dianggap bahwa ia lebih baik dari guru. Dikatakan demikian, sebagai mana dijelaskan sebelumnya bahwa kualitas sebuah media dalam pemanfaatannya untuk sumber belajar tergantung dan ditentukan oleh keterampilan guru dalam menggunakannya. Bukan anggapan sebaliknya, bahwa medialah yang memproduksi program-program menarik untuk anak-anak.
Berbeda halnya dengan  para guru kesenian, ketika memerlukan bahan untuk mengajar secara kreatif, dengan mudah bahan itu tersedia. Akan tetapi, kita tidak bisa  menganggap bahwa pasokan bahan ajar yang  murah akan menjamin adanya inspirasi dan kreativitas dalam mengajar. Dengan demikian, diperlukan interaksi antara guru yang berbakat dengan berbagai media yang sesuai sehingga mampu menghasilkan pembelajaran yang unggul dalam IPS. 
Secara umum sumber belajar atau media pembelajaran IPS yang dapat dimanfaatkan oleh seorang guru dapat digolongkan menjadi dua, yaitu: sumber bacaan dan non bacaan. Berikut kedua sumber belajar IPS tarsebut dirincikan.
1)      Sumber Bacaan
a.       Buku bacaan, ini dapat dimanfaatkan oleh guru sebagai sumber informasi untuk dijelaskan kepada siswa.
Untuk menggunakan buku bacaan dalam pelajaran IPS dengan efektif, hal pertama  dan utama yang harus dilakukan guru adalah memilih salah satu dari beberapa fungsi buku seperti yang dituliskan Jarolimek (1967: 83),  yaitu (1) exploratory reading, (2) securing facts related to the study, (3) map, chart, graph, or picture study, dan (4)  summarization of learning. Dalam proses pemilihan tersebut, guru harus selalu mempertimbangkan keterkaitan antara fungsi yang dipilih dengan materi yang sedang dibahas dan karakteristik para siswanya.  Selanjutnya, ketika sudah memilih salah satu fungsi buku, kemudian guru mengikuti langkah-langkah penggunaannya, yaitu:
a)      Mengeksplorasi kemampuan membaca
b)      Mendapatkan fakta yang berkaitan dengan materi
c)      Peta, Chart, Grafik, atau Gambar
d)     Menyimpulkan pembelajaran
b.      Ensiklopedia
Di kelas-kelas tinggi, idealnya semua ruang kelas memiliki minimal satu atau dua ensiklopedi yang memang cocok untuk anak-anak. Sementara itu, di kelas rendah, ensiklopedi dapat digunakan dan memberikan keuntungan dari waktu ke waktu, dan  banyak sekolah di luar negeri menempatkan ensiklopedi di kelas satu, dua, dan tiga.
Nilai suatu ensiklopedia terletak pada kemudahannya dan cara memperoleh materi faktual di banyak topik dengan cepat. Hal ini, seperti buku pelajaran, merupakan sumber penting dari IPS dan salah satu sumber belajar yang akan digunakan selama beberapa kali dalam pembelajaran materi IPS. Ketika ensiklopedi yang tersedia di kelas rendah, guru akan mendapatkan gambar-gambar dan ilustrasi yang dapat membantu dalam memberikan instruksi. Bagian pendek dari materi kemungkinan dibaca anak-anak dari waktu ke waktu, dan beberapa siswa kelas rendah akan dapat membaca bagian ensiklopedia secara mandiri.
Nilai utama sebuah ensiklopedia bagi siswa kelas-kelas rendah adalah kontribusinya dalam membangun sikap positif terhadap pemanfaatan bahan referensi. Melalui ensiklopedi, anak-anak belajar lebih awal dan dapat menemukan jawaban atas banyak pertanyaan di berbagai topik.
2)      Sumber Nonbacaan
Bukan bahan bacaan (non reading materials) merupakan klasifikasi istilah untuk menunjukkan bahan yang lebih banyak tergantung pada penglihatan dan suara dalam menyampaikan arti mengenai suatu hal daripada interpretasi kata-kata yang tercetak. Dalam arti,  bahan belajar paling tergantung pada membaca sampai batas tertentu, grafik dan peta memiliki judul dan legenda, filmstrips memiliki judul. Walaupun demikian, sebagian besar perangkat belajar menggunakan simbol, selain mencetak  sebagai metode utama menyampaikan makna.
Berikut ini adalah ringkasan singkat dari beberapa cara menggunakan bahan-bahan tersebut dalam IPS, yaitu:
a)      Gambar, Foto, Ilustrasi
b)      Film
c)      Filmstrips
d)     Slide
e)      Overhead Proyektor
f)       Media Audio
g)      Televisi
h)      Kamar lingkungan (Laboratorium lingkungan)
i)        Papan buletin
j)        Masyarakat setempat


Latihan
1)      Jelaskan apakah yang dimaksud dengan media pembelajaran!
2)     Jelaskan bagaimana guru memilih media yang tepat dalam mengajarkan Ilmu Pengetahuan Sosial, dan berikan contohnya! 
3)  Jelaskan bagaimana penerapan sebuah media dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dapat digunakan oleh guru dalam mengembangkan bahan ajar!
4)  Buatlah beberapa contoh media pembelajaran IPS dengan menggunakan barang bekas yang ada disekitar kalian!
Share this article :

0 komentar:

 
Support : Berbagi | AULIA | Mikaila
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. DARIKU UNTUKMU - All Rights Reserved